Senin, 21 September 2015

Bahasa Kelabu Cowok



 Hasil gambar untuk coretan cerpen remaja
Hari yang begitu cerah dengan langit yang menampakkan kebahagiaan. Aktifitasku pun   berjalan begitu bersemangat dengan teman- temanku disekolah. Bercanda dan tertawa lepas  bersama , layaknya  orang hidup yang tak pernah punya masalah.

Namaku Elsa, aku kelas 2 SMA. Hari – hari kulalui dengan kebahagiaan bersama teman – temanku. Dan pastinya lebih bersemangat karena belakangan ini sedang dekat dengan salah satu teman sekolahku, tapi aku belum kenal lebih jauh dengannya. Namanya Risky. Beberapa hari belakangan ini aku sering berkomunikasi sampai larut malam, bahkan dini hari. Entah apa yang dibahas , aku pun juga tak tau. Apakah kamu datang memberi warna hidupk?? ataukah  cuma ingi menggoreskan luka?? Atau hanya membuat diriku terkesan  dengannya ?? atau entahlah aku gak mendalami tentang hal itu.
Di suatu malam, saat aku sedang mengerjakan tugas  tiba-tiba ponselku berdering. Langsung saja kusambar dan aku sudah mengira bahwa pesan singkat itu dari Risky. Tapi kali ini perasaanku biasa saja dan ekspresi datar. Setelah kubuka, ternyata dugaanku benar, beberapa pesan singkat  dari Risky “Sa, aku benar-benar yakin ingin mengenalmu lebih jauh, aku janji akan ngebahagiain kamu. Aku ingin kamu jadi pacarku, aku akan njagain kamu, aku sayang sama kamu. Kamu maukan jadi pacarku ??”.

Yaaaaaa,,,, begitulah bahasa lelaki yang sulit diterjemahkan dan dibuktikan, layaknya busa sabun cuci, hehehe. Memang begitu pencitraan para lelaki untuk mendapatkan apa yang diinginkan.

Dengan santai kubalas sms itu,”Kamu sehat kan ? gak salah ngomong kek gitu ?”.

Beberapa saat kemudian Risky membalasnya “ Enggak  sa, aku nggak salah kok. Aku memang yakin denganmu, aku ingin kamu jadi pacarku. Aku sayang banget sama kamu, plis ya kamu mau jadi pacarku? Aku mohon sa, aku butuh kamu.”

"Kalo emang kamu sudah yakin, aku gak mau ngecewain kamu, aku egois, aku lebih mentingin teman dan sahabat daripada pacar. Apa kamu masih tetap yakin pada pendirianmu??” Balasku singkat.

“Iya aku yakin, aku akan ngertiin kamu, aku juga gak bakal kecewa kok. Aku janji akan bikin kamu bahagia dan sekarang gimana? Kamu maukan saaa jadi pacarku ?”

Esok hari, aku bercerita tentang kejadian semalam kepada teman-temanku disekolah, biasa cewek selalu curhat. Akhirnya, aku menerima Risky mejadi pacarku atas permintaan teman-temanku. Tapi perasaanku seakan datar biasa aja tanpa ada yang istimewa sekalipun. Seiring berjalannya waktu, aku pun merasa sedikit nyaman bersamanya. Tapi hari berubah menjadi kelabu setelah aku perlahan nyaman bersamanya. Dan ternyata, Risky bermuka dua. Aaaaaaarrrrrrgggggghhhh,,!!!! dia menjalin hubungan denganku, tapi disisi lain dia juga flashback dengan mantannya. Kenapa disaat perlahan aku mulai nyaman bersamanya tapi kamu membuat skenario yang bebeda, batinku dalam hati.

Tanpa pikir panjang, aku memutuskan untuk pergi dari Risky dan memulai melukis kebahagiaan lagi bersama teman-temanku. Aku yakin aku dapat berdiri sendiri tanpanya dan aku yakin Allah akan menggantikan dengan yang lebih baik. Dan tepatnya aku tidak begitu lama menjalin hubungan dengan cowok  berhidung belang itu. Walaupun Risky sebenarnya tak rela dan masih tetap mempertahankan hubungan ini, masa bodoo!! Aku tak kan menoleh kebelakang lagi.

Hingga sutatu hari, Risky menemuiku dan berkata,” Saaaaa,,, maafin aku. Aku minta maaf banget sama kamu, maafin aku yang telah ngecewain kamu, aku khilaf, kita bisa kok memulai dari awal lagi. Aku mau kita flashback. Aku bener-bener minta maaf. Saaaa,,aku mohon. Kasih kesempatan sekali lagi, aku mau ngerubah segalanya demi kamu dan aku janji aku gak bakal ngecewain kmu untuk kedua kalinya lagi.”

“Aku juga bisa kok meminta maaf, seribu kalipun semua orang juga bisa. Aku juga mau minta maaf, aku menjalin hubungan denganmu dulu hanya karena aku khilaf!! Kamu pikir kamu powerrangers bisa berubah sewaktu-waktu???  Emang kamu mau minta kesempatan berapa kali lagi??!!  Aku sudah tau, semua itu hanya pencitraanmu saja. Busa mulutmu itu lo kayak busa sabun cuci!! Aku bisa bahagia kok tanpa kamu bahagiain!!”

Taapiii saaaa,,, akuuuuu,,,” jawab Risky dengan sangat memohon dan belum sempat selesai ngomong langsung saja kusambar,” Truuss kenapa juga kamu selingkuh?? Padahal setia lebih menantang loo!! Biar dipuji orang kalo punya cewek banyak ??  Haaaa???? Tindakan bodoh tau. Dan memberi kepercayaan kembali itu tak semudah ngebalik telapak tangan. Sekarang, tak ada alasan lagi, aku mau pergi. Aku akan ngelukis kebahagiaan sendiri tanpamu. Aku bisa berdiri sendiri tanpa sandaran darimu. Kita jalani hidup masing-masing. Jangan lupa bahagia!!!!!

Akupun langsung pergi tanpa memperhatikan Risky. Dan aku memulai hari-hariku lagi. Dan pastinya lebih semangat lagi.

0 komentar:

Posting Komentar