CINTA…??? Ah
rasanya aku ingin tidur, tak semudah itu orang menerjemahkan. Cinta memang dianggap hal yang paling rumit
dalam menjalin hubungan yang bisa normal. Namun, cinta memiliki tantangan yang
cukup extreme untuk melukis cerita yang indah. Cinta bukan aku, cinta bukan
kamu, cinta bukan apa atau siapa, tapi cinta adalah tentang semuanya. Cinta
itu,,,, ah sudahlah! Aku tak banyak mengerti tentang cinta, yang terpenting
cinta menjadi menjadi sekat tipis yang memisahkan tawa dan tangis.
Rabu, 30 September 2015
Senin, 28 September 2015
Sebatas Kagum
Kagum…. Mengagumi..
jika memahami istilah kagum, aku termasuk orang yang mudah mengagumi. Apapun yang
aku sukai, termasuk mengagumi seseorang. Jika dikaji lebih jauh, apa sih
enaknya mengagumi ???
Minggu, 27 September 2015
TEGUKAN CAPPUCINNO
Hujan turun deras saat aku baru saja menyalakan komputer. Kamar yang
awalnya riuh dengan suara hujan kini bertambah ramai dengan suara musik
dari speaker komputer. Perpaduan suara rinai hujan dan musik membuatku
merasa nyaman. Ditambah dengan secangkir cappucinno, membuat sore hari
ini makin bersinar. Hmm, social network akhir-akhir ini membuatku
kecanduan komputer. Belum lagi kesukaanku melihat koleksi foto
teman-teman. Terutama foto Nanda.
Memori dan Melodi
“Cause I’m broken. When I’m lonesome. And I don’t feel right when you’re gone. You’ve gone away. You don’t feel me. Anymore” Alunan lagu Broken selesai dibawakan oleh duet Keysha dan Fendy secara akustik. Tepuk tangan pengunjung memenuhi ruangan Jasmine Cafe and Resto. Fendy tersenyum puas sambil menggenggam gitar dan memandang gembira pada Keysha.
Desiran Ombak Senja
Menggulung-gulungnya ombak melukiskan pasang surutnya kehidupan. Menepis menjauhi pantai ketika dia datang perlahan menuju imajinasi. Butiran pasir setiap saat dapat berubah menghantui pejalan kaki. Karamnya sampan tersebut ia perhatikan, hancur runtuh dan tak dapat dibenahi kembali. Partikel zat cair menghujani tumpukan ikan-ikan asin yang terjemur sore lalu. Ketika merendamnya dengan air garam, sehari-semalam menunggu rasa asin itu muncul supaya kucing garong tetangga sebelah tak bisa mencuri pandang. Wanita tegar mudah ditemui para turis domestik. Namun Keindahan alamlah yang menjadi inspirasi bagi penikmatnya. Air laut warna biru adalah penghujung masa setelah mereka berada di pantai bilik cakrawala.
TERJEBAK FRIENDZONE
Aku
sering lupa, bahkan pernah lupa. Untungnya ada kamu yang mengingatkan bahwa
kita pernah adu jempol bersama. Setidaknya kita dulu pernah sedekat nadi.
Dimana cinta yang datang kareunna terbiasa ketika awalnya hanya sebatas teman.
Entah teman sekelas, teman nongkrong, teman hangout, teman curhat atau bahkan
teman hidup. Ahaaaiii,,, ternyata teman menapaki pcak yang lebih klimaks,
karena dari komunikasi intensif yang tejadi setiap hari setiap waktu membuatku
tak sadar bahwa pertemanan ini mengarah pada perasaan nyaman. Dan rasa nyaman
itu muncul dari obrolan ngaco yang semakkin larut semakin seru. Nah
lama-kelamaan dan terbiasa berduaan yang namanya persaan udah gak bisa
dipungkiri lagi.
Jumat, 25 September 2015
WAJAH BULEKU
Aku
mendengus. Entah untuk yang berapa ratus kalinya, aku dipanggil “bule” oleh
orang-orang sekitar. Tetangga, teman sekolah, orang yang baru kenal dan
sekarang, orang tengil yang lagi nyetir ini.
“Bu, kenapa sih wajahku kayak gini? Gak seperti A Yudi atau Dik Santi?” tanyaku menyebut kakak dan adik kandungku.
“Sudahlah, Laras..harusnya kamu malah bersyukur punya wajah begini, yang lain aja kepingin tuh” jawab ibuku
“Bu, kenapa sih wajahku kayak gini? Gak seperti A Yudi atau Dik Santi?” tanyaku menyebut kakak dan adik kandungku.
“Sudahlah, Laras..harusnya kamu malah bersyukur punya wajah begini, yang lain aja kepingin tuh” jawab ibuku
Terjebak dan Macet
Masa remaja adalah masa dimana seseorang sedang mencari jati diri. Masa untuk menunjukkan ekstensi diri mereka dan identitas diri mereka.
‘Who am I ?’ Siapakah aku ???? Dimanakah aku ??? Dan mau
kemana aku ??... Pertanyaan ini sangatlah klasik tapi menjadi sangat berarti dan bermakna bagi remaja yang mampu
berfikir
. Kadang – kadang semua hal keluar dari jangkuanku, tak peduli seberapa luas
aku berfikir dan seberapa keras aku mencoba. Terkadang aku merasa di dalam
suatu keterpurukan hingga aku harus berusaha bertahan untuk meraih kebahagiaan.
Tapi dalam
posisi tersebut nampaknya semua telah pergi meskipun aku terjatuh.
Senin, 21 September 2015
Duniaku Kini Berbeda
Kalau aku boleh memilih, aku ingin tetap disini. Di sini bersama kenangannya. Kenanganku dengannya. Aku tak ingin pergi dari masa laluku bersamanya. Bukan ingin terus tinggal dalam dunia yang tak nyata namun aku hanya ingin bahagia sementara karena usia yang hanya tinggal menjemput masa.
Selama Ia disini, aku merasakan ketenangan. Ketenangan jiwa yang tak mampu terwakili oleh apapun juga. Ia selalu berada di dekatku tanpa menampakkan wajah layu dan sendu. Ia justru memberikanku semangat hidup walaupun Ia tak memungkiri akan keadaanku.
Bahasa Kelabu Cowok
Hari yang
begitu cerah dengan langit yang menampakkan kebahagiaan. Aktifitasku pun berjalan begitu bersemangat dengan teman-
temanku disekolah. Bercanda dan tertawa lepas
bersama , layaknya orang hidup
yang tak pernah punya masalah.
Namaku Elsa,
aku kelas 2 SMA. Hari – hari kulalui dengan kebahagiaan bersama teman –
temanku. Dan pastinya lebih bersemangat karena belakangan ini sedang dekat
dengan salah satu teman sekolahku, tapi aku belum kenal lebih jauh dengannya.
Namanya Risky. Beberapa hari belakangan ini aku sering berkomunikasi sampai
larut malam, bahkan dini hari. Entah apa yang dibahas , aku pun juga tak tau.
Apakah kamu datang memberi warna hidupk?? ataukah cuma ingi menggoreskan luka?? Atau hanya
membuat diriku terkesan dengannya ??
atau entahlah aku gak mendalami tentang hal itu.
Coretan Hati
Aku tidak mengerti mengapa Allah bertahun tahun mengunci hatiku hanya untuk dilabuhkan pada hati cowok sepertimu, sosok laki yang begitu berbeda dari beberapa pria yang pernah kutemui sebelumnya.
Namun, aku percaya Tuhan selalu punya alasan termasuk mempertemukanku dengan dirimu seperti ini. Aku tahu tidak ada makhluk yang sempurna di dunia. Tidak aku, tidak juga kamu. Mungkin jika aku mau menemukan cowok yang lebih baik darimu, aku bisa!!! Tapi aku tidak mau lagi terlalu lama menghabiskan waktuku hanya untuk menemukan cowok lain di luar sana. Aku tahu, kamu begitu berbeda. Kamu terlalu sibuk mementingkan duniamu sendiri. Kamu hampir tidak pernah ada di saat aku membutuhkan kehadiranmu.
Rabu, 16 September 2015
Pelangi Dibalik Hujan
HUJAN. Apa yang ada dalam benakmu tentang hujan? Apakah hujan itu memberikan kebahagiaan? Kesedihan? Atau hujan adalah sesuatu yang dapat mewakili perasaan yang sulit untuk diungkapkan? Yah, mungkin sebagian besar menganggapnya sebagai perwakilan atas perasaan yang sulit diungkapkan. Apakah hujan itu menyenangkan? Yah, mungkin sebagian orang menganggapnya demikian. Tapi semuanya tentang hujan adalah satu kata yang sangat ku benci, dia tidak pernah memberikan kebahagiaan buatku bahkan setiap tetes hujan yang jatuh bagaikan panah dari langit yang menusuk-nusuk tubuhku.
Namaku adalah Tumini Nur Aisyah, biasa dipanggil dengan sebutan Mini.Hujan, dia merebut semua kebahagiaan yang ku miliki dan menjadikanku seperti ini. Dia tidak pernah mewakili perasaanku yang sulit untuk aku ungkapkan, mengapa ketika aku merasa senang hujan selalu saja datang menusukku seakan membenciku untuk merasakan kebahagiaan dalam kehidupanku. Hujan tidak pernah memberikanku kebahagiaan setetes pun saat dia turun, karena dia selalu membawaku ke masa lalu yang menyakitkan.
Senin, 14 September 2015
ilustrasiku
Jika perasaan mampu bersahabat dengan pikiran, mungkin perasaan tak kan pernah tesakiti oleh siapapun. Karena msih terdapat pemikiran untuk perasaan. Tapi, realitasnya pemikiran tidak lebih kuat dibandingkan dengan perasaan.
Langganan:
Postingan (Atom)






